Minggu, 07 Oktober 2012

Sayangku...

Sayang-ku,

Aku tidak mengatakan “aku tidak malu”

Aku malu- pada pagi yang sama
Aku malu- pada siang yang sama
Aku malu- pada malam yang sama
“aku malu waktu-waktu ku tetap sama”

Sayang-ku,
Aku tetap katakan “malu”
Aku malu- pada Senin pagi

Aku malu- pada Selasa pagi
Aku malu- pada Rabu pagi
Aku malu- pada Kamis pagi
Aku malu_ pada jum’at pagi
“malu aku, hari-hari tetap sama”

Sayang-ku,
Aku tidak mengatakan “aku tidak takut”

Aku takut- kehilangan diriku
Aku takut- kehilangan dirimu
Aku takut- senyumku hilang
Aku takut- senyummu hilang
Aku takut- semuanya hilang
“aku takut sendiri”

Sayang-ku,
Aku tidak mengatakan “aku kuat”

Aku kuat- karena ada dirimu
Aku kuat- karena pikiranmu
Aku kuat- karena senyummu
Aku kuat-karena kau baik
Aku kuat- karena kau sandaran
“kerna kau cahaya setia, hingga ini ku bertahan hidup”

Kamis, 11 Oktober 2007

Inginku...


lukisan langit pagi hari ini begitu indah
kuning pucat sedikit merah dan hitam
hmm… harapku dapat terus aku menikmati indahnya
hmmm…segar udara pagi dan…
burung bernyanyi riang menyemarakan hariku
ingin selalu ku nikmati, lebih lama…
berlari mengejar waktu
berdesakan dikereta bogor ke jakarta
menyiksa…tapi ada nikmat yang slalu ingin kumiliki
lantunan musik dari mp3 player dengan lagu kesukaan
atau nyanyian riang pengamen jalanan dibis
hmm…saat indah yang tak ingin kulepaskan
melirik begitu banyak wanita cantik
menggerutui pengendara sepeda motor atau bus yang ugal-ugalan
mencaci maki busway karena bikin macet
menghirup asap knalpot
melindas jalanan ibukota
menaiki tangga penyebrangan
berebut bus 46
bercanda dengan teman
tertawa
cemberut
menangis
berteriak
menyanyi
semua yang kurasakan
harapku…
dapat kunikmati lebih lama